Menilik Koleksi Museum Indonesia (TMII)

May 10, 2019 0 By admin

Komplek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dikenal sebagai tempat wisata yang memiliki museum terbanyak di dunia. Terdapat 17 museum di kawasan ini dan salah satunya adalah Museum Indonesia.

Sejarah Museum Indonesia (TMII)

Sejarah berdirinya Museum Indonesia diawali dari ide Ibu Tien Soeharto yang ingin menampilkan budaya Bali dalam bangunan museum yang didirikan.

Seorang arsitek bernama Ida Bagus Tugur dipercaya merancang bangunan yang berkonsep Tri Hita Kirana dalam tradisi dan kepercayaan Bali, yakni yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia, manusia dengan lingkungannya dan manusia bersama Tuhannya.

Museum indonesia - tmii

Maka pada tahun 1976, pembangunan Museum Indonesia pun mulai dikerjakan. Diresmikan setelah rampung pada tahun 1980 oleh Presiden Soeharto yang bertepatan dengan HUT ke 5 TMII tersebut.

Ada yang berpendapat Museum Indonesia dengan bangunan tiga lantai tersebut merupakan meseum dengan gaya arsitektur terindah di Indonesia.

Bangunan yang memakan luas kawasan 7000 meter persegi tersebut terlihat megah, menyerupai bangunan hotel dan hampir tak terpikir oleh orang bahwa bangunan tersebut adalah museum.

Luas lokasi keseluruhan museum ini mencapai 20.100 meter persegi. Pada bagian luar museum dilengkapi dengan taman dan kolam-kolam yang indah.

Lengkap juga dengan balai-balai tempat beristirahat. Bagian depan latar museum berupa potongan pohon-pohon tua serta patung-patung yang didasarkan pada kisah Ramayana. Patung itu juga ditempatkan di sekeliling bangunan museum.

Menilik Koleksi Museum Indonesia (TMII)

Koleksi Museum Indonesia tersebar di tiga lantai bangunan. Setiap lantai mengusung konsep yang berbeda yang disesuaikan dengan berkonsep Tri Hita Kirana  dengan menampilkan tradisi dan budaya yang ada di seluruh Indonesia.

Museum ini pada dasarnya ingin menampilkan segala sesuatu yang menjadi icon kekayaan budaya Indonesia meski terlihat kental dengan nuansa Hindu. Berikut ini koleksi di setiap lantai museum:

1. Lantai satu dengan tema Bhineka Tunggal Ika

Pada lantai ini, tema yang diusung adalah keberagaman yang tertuang dalam Bhineka Tunggal Ika. Pada lantai ini terdiri dari dua bagian utama yakni di sebelah barat yang berisi puluhan manekin yang menggunakan pakaian adat pernikahan serta pakaian biasa seluruh daerah di Indonesia.

Koleksi pakaian adat di museum ini terbilang lengkap dan bisa dikatakan koleksi pakaian adat terlengkap dan terbanyak di dunia. Sementara pada bagian timur merupakan tempat yang berisi aneka jenis instrumen tradisional Indonesia, diantaranya seperti angklung, gamelan, sasando, kolintang, fu, gondang sembilang dan berbagai alat musik lainnya.

Pakaian adat di museum indonesia
Pakaian adat di museum indonesia

Selain alat musik dan pakaian adat, pada lantai satu ini juga bisa kita saksikan sebuah diorama yang melukiskan tentang pertunjukan wayang kulit yang dilengkapi dengan gamelan dan perangkatnya. Selain itu ditemukan juga koleksi aneka wayang yakni wayang kulit, wayang golek dan wayang kulit kuna.

2. Lantai dua dengan tema ‘manusia dan lingkungannya’

Pada lantai ini, tema yang diusung adalah menampilkan interaksi manusia dengan lingkungannya, sehingga pengunjung bisa menyaksikan berbagai bentuk rumah adat, bangunan tradisional, ruangan rumah, lumbung padi, tempat beribadah yang menampilkan manusia sedang melakukan aktivitas tertentu dalam ruang-ruang yang menjadi lingkungannya.

Ada juga ruang pengantin dari Palembang dan dapur dari suku Batak. Pada lantai ini kita juga bisa menyaksikan berbagai peralatan khas Indonesia yang digunakan untuk pertanian, nelayan, berburu, transportasi, peralatan rumah tangga dan sebagainya. Selain itu diorama juga bisa kita temukan di lantai ini, yakni diorama upacara adat dari berbagai daerah di Indonesia.

3. Lantai tiga dengan tema ‘seni dan kriya’

Dengan tema ‘seni dan kriya’, bangunan lantai tiga dari Museum Indonesia ini menampilkan segala bentuk hasil seni dan kerajinan dari berbagai dan diambil dari seluruh daerah di Indonesia.

Anda bisa menyaksikan aneka bentuk seni kerajinan seperti batik, songket, tenun, aneka ukiran, tembaga, perak, kuningan, aneka keramik, aneka perhiasan dan sebagainya.

Diantara hasil seni yang paling menarik bagi pengunjung adalah Pohon Hayat atau Pohon Kalpataru. Pohon ini dikenal sebagai pohon lingkungan hidup. Dengan tinggi sekitar 8 meter, ukiran ini tegak di tengah ruangan.

lesung di museum indonesia
lesung di museum indonesia

Wisata ke Museum Indonesia (TMII)

Wisata ke Museum Indonesia (TMII) cukup menarik untuk dilakukan. Tak sama dengan museum lainnya, bangunan museum ini terbilang cukup indah, sejuk dan banyak dikunjungi orang.

Untuk tujuan wisata keluarga, museum ini tetap menarik untuk dikunjungi selain wahana-wahana menarik lainnya yang ada di komplek TMII. Di berbagai titik lokasi bangunan museum ini cukup nyaman dijadikan sebagai tempat istirahat dan berfoto.

Membawa anak-anak pun menjadi lebih santai sampil menikmati arsitektur gaya dan keindahan bangunan museum. Berkunjung di hari libur tentu cukup ramai. Bila ingin lebih leluasa menikmati suasana di area wisata ini, datang lah di hari kerja bersama keluarga.

Letih mengeliling bangunan, Anda bisa beristirahat di balai-balai Bali yang dibangun secara khusus di bagian luar meseum. Lengkap dengan taman dan kolam yang dihiasi dengan ornamen-ornamen khas Bali.

Tempat ini juga menjadi lokasi favorit para pengunjung untuk berfoto. Para wisatawan yang berkunjung ke museum ini bukan hanya mereka kalangan terpelajar seperti mahasiswa, pelajar, peneliti, penulis, budayawan, sejarawan, namun juga banyak masyarakat umum yang hanya ingin sekedar bersantai dan melihat aneka barang-barang koleksian yang ada di tiap lantai bangunan.

Berkunjung ke museum ini bisa membantu Anda secara lebih dekat mengenal tentang keanekaragaman budaya dan tradisi masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tanpa harus repot-repot datang ke setiap daerahnya.

Taman Mini Indonesia Indah menjadi miniatur Indonesia dalam satu tempat dan lokasi yang lebih mudah dijangkau dan dikenal banyak orang.

Lokasi, Jam Buka dan Harga Tiket Masuk ke Museum Indonesia (TMII)

Museum Indonesia (TMII) terletak di Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810. Nomor telpon resminya (021) 87793537.

Karena berada di komplek wisata, Anda bisa berkunjung ke museum ini setiap hari dengan waktu kunjungan dari jam 8 sampai 16 WIB.

Untuk masuk ke kawasan wisata ini, Anda harus mengalokasikan anggaran untuk tiket. Minimal 15 ribu per orang untuk harga tiket masuk ke lokasi Museum Indonesia yang artistik tersebut.

Lokasinya yang berada di area wisata membuat museum ini juga ramai dikunjungi orang. Bukan hanya turis dari dalam negeri namun banyak juga para wisatawan mancanegara yang ingin melihat bagaimana tradisi dan budaya Indonesia dilihat dari benda-benda dan simbol-simbol yang ada di museum.

Selain dijadikan sebagai tempat kunjungan wisata, di museum ini juga sering digelar pertunjukan tidak tetap dengan tema-tema tertentu. Misalnya yang sering dilakukan adalah pameran lukisan, pameran aneka kain tradisional, demonstrasi membatik, pameran hasil-hasil seni kerajinan dan sebagainya.

Jika beruntung, saat kunjungan Anda bisa menyaksikan pameran gratis tersebut yang bisa dinikmati para pengunjung.

Sharing is caring!