Koleksi Keris Lengkap di Museum Tosan Aji

museum tosan aji

Museum Tosan Aji – museumjakarta.com. Setiap museum yang ada di Indonesia ini menyimpan beberapa sejarah tersendiri dan menjadi salah satu pembelajaran bagi bangsa Indonesia terutama bagi para generasi mudah untuk lebih mengetahui mengenai perjalanan bangsa Indonesia.

Museum Tosan Aji adalah salah satu museum yang menawarkan koleksi yang berbeda dari beberapa museum yang akan menunjukkan sejarah bangsa Indonesia. Terutama untuk peninggalan benda-benda seperti keris yang menjadi salah satu budaya asli bangsa Indonesia yang memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Untuk tujuan melestarikan peninggalan budaya inilah alasan mengapa museum ini didirikan.

Jika Anda termasuk generasi muda yang kurang begitu memahami mengenai keris dan beberapa peninggalan pusaka asli Indonesia lainnya, maka museum ini menjadi tujuan yang tepat yang bisa Anda pilih.

Apabila sedang berada di Jawa Tengah, Museum Tosan Aji adalah salah satu museum yang patut Anda kunjungi. Di sini kita akan menemukan beberapa koleksi peninggalan berbagai pusaka terutama keris yang menjadi salah satu koleksi utama dari museum ini.

Di museum ini terdapat berbagai macam koleksi pusaka yang berada di museum ini yang membuatnya menjadi salah satu museum yang layak dikunjungi. Selain itu, museum ini juga layak untuk menjadi tujuan studi wisata siswa baik, SD, SMP sampai SMA agar merekam mendapatkan informasi lebih banyak mengenai pusaka asli Indonesia yang memiliki desain yang indah yang juga patut dibanggakan.

Selain itu, keris juga menjadi salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan sampai saat ini karena memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Untuk itulah, sebenarnya banyak alasan mengapa kita harus berkunjung ke museum ini terutama untuk lebih memahami kebudayaan asli Indonesia.

Apa Saja Yang Bisa Kita Temukan di Museum Tosan Aji?

Sebagai salah satu museum yang berada di Provinsi jawa Tengah, museum ini memiliki koleksi yang juga seringkali ditemukan di Jawa Tengah sebagai pusaka yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup tinggi.

Keris adalah salah satu pusaka yang menjadi koleksi dari Museum Tosan Aji yang dulunya adalah sebuah museum yang terletak di Kutoarjo dan sekarang sudah dipindahkan ke Purworejo sejak tanggal 10 Juni 2001. Inilah salah satu museum di Indonesia yang memamerkan beberapa pusaka terutama keris.

Keris sendiri menjadi salah satu pusaka yang identik dengan beberapa kerajaan di Jawa. Desainnya yang cukup unik sebagai sebuah senjata, membuat keris menjadi salah satu bagian dari benda-benda yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Hampir semua masyarakat baik di Jawa dan juga di Indonesia Mengetahuinya.

Warisan bersejarah ini juga menjadi salah satu warisan yang cukup penting. Senjata yang selalu digunakan oleh raja-raja atau orang-orang penting pada masa-masa kerajaan di Jawa. Hal ini yang menjadikan keris memiliki nilai sejarah tersendiri.

Di museum ini, kita akan menemukan beberapa benda-benda pusaka yang bahkan terdiri dari 1000 lebih benda pusaka termasuk keris, tombak, pedang, kujang, granggang, cundrik dan lain sebagainya.

Benda pusaka tersebut berasal dari beberapa kerajaan di Jawa seperti Majapahit dan juga Pajajaran. Koleksi inilah yang menjadi salah satu daya tarik di museum ini.

Selain itu, masih ada banyak lagi peninggalan sejaran lainnya seperti beberapa benda-benda cagar budaya peninggalan dari beberapa kerajaan seperti Gamelan Kuno Kyai Cokronegoro di mana gamelan ini sendiri ternyata memiliki nilai sejarah yang cukup penting.

Lebih jauh mengenai gamelan yang menjadi koleksi dari museum ini, ternyata gamelan tersebut memiliki nilai sejarah yang cukup penting di mana Gamelan Kyai Cokronegoro.

Benda koleksi ini ternyata adalah sebuah hadiah yang diberikan kepada Bupati Purworejo yang pertama yaitu Cokronegoro I. Diberikan oleh Sri Susuhunan Pakubowono VI. Selain gamelan ini , kita juga akan menemukan beberapa benda-benda cagar budaya lainnya seperti arca, prasasti, lingga, fragmen, yoni, guci, lumping, batu gong, gerabah, beliung, fosil dan menhir.

Peninggalan tersebut adalah koleksi yang bisa kita temukan di museum ini, sehingga menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi. Terutama bagi para pelajar yang ingin mengetahui secara langsung bentuk fisik dan sejarah detil dari benda-benda tersebut.

Hal-hal yang Perlu diketahui di Museum ini

Sejarah dari museum ini, awalnya berdiri pada tanggal 13 April 1987 dan didirikan oleh Gubernur KDH Tingkat I Jawa Tengah dan ternyata tidak serta merta didirikan di Purworejo.

Pendopo Kawedanan Kutoarjo adalah lokasi awal berdirinya museum ini dan baru dipindahkan ke Purworejo pada tanggal 10 Juni 2001 dengan tujuan agar menjadikan lokasi museum ini dalam satu lokasi terpadu untuk beberapa bangungan bersejarah. Satu lokasi dengan Masjid Agung Darul Mutaqin dan juga Bedug Pendowo

Meskipun memang pada awalnya museum ini hanya menyimpan beberapa benda-benda pusaka saja, seiring perjalanannya waktu kita bisa menemukan beberapa benda-benda bersejarah lainnya. Benda cagar budaya seperti yang sudah diulas di atas yaitu gerabah, lumpang, batu gong, lingga dan beberapa benda bersejarah lainnya.

Dari beberapa peninggalan tersebut, kita bisa belajar mengenai perkembangan budaya dari waktu ke waktu terutama di pulau Jawa dan khususnya Jawa Tengah. Banyak kerajaan-kerajaan besar yang dulunya berpusat di Jawa dan menjadi cikal bakal Indonesia, seperti kerajaan Majapahit.

Selain itu kita juga akan menemukan beberapa event yang sering digelar di Museum Tosan Aji. Diantaranya adalah event Jamasan Tosan Aji yang dilakukan setiap tanggal 1 Muhharam atau 1 Suro. Ada juga event Ruwatan Tosan Aji yang juga dilakukan pada tanggal yang sama.

Museum ini buka setiap hari Senin sampai dengan Minggu. Pada hari Senin sampai Kamis, museum ini buka pada pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB sedangkan pada hari Jumat pada pukul 07.00 sampai pukul 14.00. Untuk hari Sabtu sampai Minggu buka pada jam 07.30 sampai dengan 16.00. Untuk biaya tiket masuk ke museum ini sendiri juga cukup terjangkau yaitu hanya Rp 1.000 saja untuk setiap orangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *