Museum Jakarta

Mengulas museum-museum di Jakarta

Ada Apa di Museum Bahari Jakarta? Ketahui Sejarah Ini Sebelum Berkunjung

Simak ulasan lengkap tentang museum bahari jakarta, Indonesia. Jakarta terlahir menjadi ibu kota Nusantara setelah melalui proses panjang dari zaman VOC Belanda hingga tentara sekutu Jepang. Perlawanan ini tidak terlepas dari nama kota Sunda Kelapa yang dihubungkan dengan jalur perdagangan hasil bumi Indonesia ke benua Eropa oleh penjajahan Belanda.

Banyak tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Kini tidak perlu mencari asal usul sejarah Sunda Kelapa, karena dengan berkunjung ke Museum Bahari Jakarta Utara, kita bisa belajar sejarah mengenai kemaritiman Nusantara.

Di kawasan Museum Bahari ini ada banyak nilai-nilai sejarah yang bisa kita petik. Selain itu ada ratusan miniatur mengenai kemaritiman Nusantara dari sabang sampai merauke dipajang di dalam museum.

miniatur kapal museum bahari jakarta

Dari sekian banyak sejarah yang ada di Indonesia, wisata Bahari menjadi salah satu yang sangat utama untuk diketahui. Karena Negara Indonesia terdiri dari banyak pulau yang diapit oleh benua dan samudara. Berikut ini sejarah penting megenai kemaritimin Indonesia yang disajikan kedalam salah satu museum Bahari yang cukup terkenal di Jakarta.

Sejarah Museum Bahari Dari Gudang Penyimpan Hingga Menjadi Museum Dengan Koleksi Terbanyak

museum bahari jakarta

Sunda Kelapa menjadi tempat perlabuhan kapal-kapal yang berlayar ke samudara dari satu benua ke benua lainnya. Tidak sedikit muatan yang dibawa oleh kapal-kapal perdagangan pada zaman itu. Berbicara tentang penjajahan Belanda, memang tidak terlepas dari penjarahan rempah-rempah yang berasal dari Indonesia dan diperdagangkan ke benua Eropa.

Sehingga pada masa itu, Sunda Kelapa mendapat predikat sebagai pelabuhan tersibuk pada saat penjajahan Belanda. Rempah-rempah inilah yang menjadi komoditas penting perusahaan besar Belanda yang semakin hari semakin memperluas gudang penyimpanan atau basecamp para tentara Belanda.

Cikal bakal Museum Bahari pada zaman kolonial Belanda dibangun untuk gudang penyimpanan komoditi utama seperti rempah-rempah, kopi, timah dan tembaga pada tahun 1652. Bangunan Museum ini terbilang sangat kokoh di zamannya diketahui mampu menahan badai tropis. Sampai sekarang bangunan museum masih berdiri kokoh karena dibekali dengan tiang-tiang kayu tebal dan anti rayap.

Setelah Belanda berhasil diusir dari Sunda Kelapa, datang lagi tentara sekutu alias Jepang. Setelah dikuasai oleh Jepang, gedung museum ini berubah menjadi gudang logistik tentara Jepang. Jadi ada banyak hal yang bisa dipelajari selama berganti ahli masa penjajahan. Bagaimanapun sebagai warga Indonesia harus tetap menjaga warisan budaya.

Ketahanan bangunan seperti ini patut dicontoh sebagai gudang penyimpan. Di setiap lantai bangunan museum ini dialiri dengan sirkulasi udara yang baik sehingga rempah-rempah tidak lapuk dan dapat bertahan lama. Bangunan museum ini patut diacungi jempol, karena masih berdiri kokoh meskipun sempat terjadi insiden kebakaran.

Setelah Indonesia merdeka, gedung Museum ini pernah dijadikan gudang untuk keperluan PLN dan PTT. Pada tahun 1976 pemerintah Indonesia sepakat merombak semua bangunan gedung menjadi cagar budaya. Hanya selisih satu tahun saja, gedung ini lalu diresmikan sebagai Museum Bahari Indonesia tepatnya pada tanggal 7 Juli 1977.

Hal-hal Menarik Yang Ada Di Dalam Museum Bahari Indonesia

Seperti museum terkenal lainnya yang ada di seluruh dunia, Museum Bahari Indonesia memiliki koleksi yang cukup banyak. Tidak hanya memamerkan bentuk miniatur saja, tetapi juga bentuk aslinya ikut dipajang guna menjadi fakta sejarah yang bisa kita jumpai.

replika kapal tradisional, museum bahari

Di dalam Museum ini terdapat cerita rakyat (foklore) serta syair lagu yang sering dinyanyikan oleh para nelayan Nusantara pada masa itu. Hal yang paling menarik dari Museum antik ini yaitu dipajang berbagai model kapal layar beserta perlengakapan kapal lainnya.

Anda juga bisa melihat alat-alat navigasi yang masih lengkap dengan kompas, teropong dan jangkar kapal pada zaman itu terus dijaga kelestariannya. Ada juga miniatur berbentuk mercusuar disertai dengan pulau atau jalur perdagangan yang pernah mewarnai Sunda Kelapa. Anda tidak diperkanankan merusak barang-barang yang ada di dalam museum ini.

Selain 19 buah perahu asli dan replika, pengunjung juga bisa melihat pameran koleksi TNI AL, kartografi, dan ada pula koleksi maket pulau Onrust. Di dalam Museum ini paling banyak terdapat lukisan, foto-foto, dan segala macam bentuk perahu. Ada banyak hal yang dapat anda lihat di sini dan beberpa dari koleksi tersebut sempat mengalami kerusakan karena insiden kebakaran.

Setelah mendatangi ruangan koleksi miniatur koleksi TNI AL, ini dia bagian paling bersejarah yaitu perlawanan kerajaan maritim Nasional terhadap penjajah. Penjajah di bidang maritim mendapat kecaman dari kerajaan besar di Indonesia antara lain kerajaan Samudera Pasai dan Sriwijaya.

Informasi mengenai pahlawan yang berjuang memperebutkan kembali Sunda Kelapa bisa dilihat di dalam Museum Bahari Jakarta. Pengunjung dapat merasakan betapa sangat berartinya pengusiran penjajah dari Suda Kelapa pada masa itu. Hingga kini nama pahlawan yang berguguran dibuat menjadi miniatur.

Selain dapat melihat peraralatan yang digunakan untuk berlayar, pengunjung juga bisa melihat alat persenjataan maritim. Ada juga persenjataan para pejuang Sunda Kelapa beserta prajurit kerajaan maritim di dalam museum ini. Lihat koleksi meriam dan persenjataan tradisional lengkap di sini. Dijamin anda akan melihat jelas betapa makmurnya Sunda Kelapa pada masa itu meskipun banyak terjadi pertumpahan darah.

Ada spot menarik yang bisa anda abadikan di sini yaitu bisa berfoto-foto di menara yang didirikan oleh Belanda. Selain itu pengunjung bisa melihat galangan kapal serta gudang rempah-rempah yang masih dijaga keasriannya hingga kini masih berdiri Museum Bahari andalan Indonesia.

Sambil menikmati pemandangan yang ada di sekitar museum, gelagang kapal sudah beralih menjadi tempat santai. Anda bisa bersantai-santai di sekitar restoran dan cafe sambil menikmati santapan. Memang sangat nampak arsitektur bangunan tua di Museum ini. Inilah yang menarik perhatian banyak wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung ke sini.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa anda ambil dari bangunan bersejarah ini. Memang pengunjung yang datang ke Museum ini kebanyakan pelajar. Sejarah kemaritiman Nusantara dapat dipelajari oleh pelajar Indonesia yang terjun langsung ke lapangan. Jangan biarkan museum berserta kebudayaannya luntur ditelan oleh moderenisasi tempat wisata.

museum bahari bagus buat pre-wedding

Informasi Alamat dan Jam Operasional Museum Bahari Jakarta, Indonesia

Museum ini tidak terlalu jauh lokasinya dengan museum yang berada di kawasan kota tua seperti museum fatahillah jakarta.

Sebelum berkunjung, ketahui dahulu alamat Museum Bahari Indonesia yang terletak di Jalan Ikan No.1. Lokasi Museum ini berada di kawasan Sunda Kelapa di Kecamatan Penjaringan Provinsi Jakarta Utara. Alamat lengkap dan kontak nya sebagai berikut:

Jalan Pasar Ikan No. 1
Kawasan Sunda Kelapa, Kecamatan Penjaringan
Jakarta Utara, 14440
Telepon: 021-6692476 / 021-6693406
Fax: 021-6690518

Lebih dekat dengan sejarah kelautan Indonesia, Museum Bahari buka setiap hari Selasa-Minggu pada jam operasional dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore. Meskipun hari libur sekolah, pengunjung juga bisa berkunjung ke sini.

Ada hal menarik lainnya yang bisa anda lakukan di sini, selain mempelajari sejarah kelautan Indonesia di Museum Bahari, anda juga bisa menikmati taman yang masih berada di dalam area museum. Biasanya Museum ini juga dijadikan sebagai tempat pre-wedding, asalkan sudah mendapat izin dari pihak pengelola. Selamat berkunjung kesini dan pastikan anda tetap menjaga kebersihan Museum.

Sharing is caring!